Kamis, 31 Juli 2008

Obat Batuk Antitusif

Obat Batuk Antitusif dikenal juga Obat batuk untuk batuk tidak berdahak (batuk kering).
 
Obat-obat kelompok ini bekerja sentral pada susunan saraf pusat menekan pusat batuk dan menaikkan ambang rangsang batuk.
 
Antitusif yang dapat diperoleh tanpa resep dokter adalah :
- dekstrometorfan HBr
- noskapin
- difenhidramin HCl
 
Salam,

Obat Batuk Ekspektoran

Obat Batuk Ekspektoran disebut juga Obat batuk untuk batuk berdahak.
 
Obat-obat kelompok ini diduga bekerja merangsang sekresi cairan saluran napas, dengan demikian mempermudah perpindahan dahak dan ekspektorasinya atau pengeluarannya.
 
Beberapa ekspektoran yang dapat diperoleh tanpa resep dokter antara lain :
- gliseril guaiakolat
- amonium klorida
- bromheksin
- succus liquiritiae
 
Kegunaan :
 
Ekspektoran digunakan untuk batuk yang memerlukan pengenceran dahak, misalnya batuk karena influenza atau radang saluran napas.
 
Salam,

Jenis-jenis Obat Batuk

Sesuai dengan jenis batuk, maka obat batuk dapat dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Ekspektoran (pengencer dahak), dan Antitusif (penekan batuk).
 
Banyak obat batuk di pasaran beredar dalam bentuk kombinasi yang tidak lebih unggul dari bentuk tunggal.
 
Salam,

Selasa, 29 Juli 2008

Penanggulangan Batuk

Terapi non-obat :
 
Pada umumnya batuk berdahak maupun tidak berdahak dapat dikurangi dengan cara sebagai berikut :
 
- Sering minum air putih, untuk membantu mengencerkan dahak, mengurangi iritasi atau rasa gatal.
 
- Hindari paparan debu, minuman atau makanan yang merangsang tenggorokan, dan udara malam yang dingin.
 
 
Terapi obat:
 
Bila keadaan batuk belum dapat teratasi dengan cara-cara tersebut di atas, maka dapat digunakan obat batuk.

Batuk dan Penyebabnya

Batuk adalah suatu refleks pertahanan tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari saluran napas. Batuk juga membantu melindungi paru dari aspirasi yaitu masuknya benda asing dari saluran cerna atau saluran napas bagian atas. Yang dimaksud dengan saluran napas mulai dari tenggorokan, trakhea, bronkhus, bronkhioli sampai ke jaringan paru.
 
Penyebabnya :
 
- Penyakit infeksi : bakteri atau virus misalnya : tuberkulosa, influenza, campak, batuk rejan.
- Bukan infeksi, misalnya : debu, asma, alergi, makanan yang merangsang tenggorokan, batuk pada perokok dan sebagainya.
 
Batuk pada perokok berat, sulit diatasi hanya dengan obat batuk simtomatik. Batuk pada keadaan sakit disebabkan adanya kelainan terutama pada saluran napas yaitu bronkhitis, pneumonia dan sebagainya, juga kelainan ditempat lain misalnya pada otak. Batuk akibat flu (infeksi virus) biasanya berlangsung singkat dan dapat sembuh sendiri.
 
Batuk dapat dibedakan menjadi :
 
- Batuk berdahak yaitu batuk yang terjadi karena adanya dahak pada tenggorokan. Batuk berdahak lebih sering terjadi pada saluran napas yang peka terhadap paparan debu, lembab berlebih, dan sebagainya.
 
- Batuk tak berdahak (batuk kering) terjadi apabila tidak ada sekresi saluran napas, iritasi pada tenggorokan, sehingga timbul rasa sakit.

Senin, 28 Juli 2008

I S P A

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) merupakan penyebab kematian bayi dan balita. Karena itu pengenalan gejala dini dan penanggulangannya perlu diketahui guna mengurangi angka kematian balita.
 
Penyebab :
- virus
- bakteri
- riketsia
 
Pada bayi dan balita ISPA dibedakan menjadi :
- ISPA non-pneumonia
- pneumonia
 
ISPA non-pneumonia dikenal oleh masyarakat dengan istilah batuk pilek, selesma. Sedangkan pneumonia apabila batuk pilek disertai gejala lain, yaitu :
- kesukaran bernapas
- peningkatan frekuensi napas(napas cepat) sesuai umur, yaitu :
- anak usia 2 bulan - < 1 tahun : 50 kali per menit atau lebih
- anak usia 1 tahun - < 5 tahun : 40 kali per menit atau lebih
 
Pada keadaan pneumonia yang lebih berat selain gejala di atas, disertai pula dengan gejala :
- anak usia 2 bulan - < 5 tahun : sesak napas, atau penarikan dinding dada bagian bawah ke dalam
- anak usia < 2 bulan : napas cepat 60 kali per menit atau lebih, penarikan yang kuat pada dinding dada bagia bawah
- cuping hidung kembang kempis waktu bernapas
- adanya suara rintihan
- bibir dan kulit membiru
 
Meskipun program ISPA memberi perhatian pada bayi dan balita, ISPA dapat menyerang semua kelompok umur.
 
Hal yang perlu diperhatikan :
 
Setelah mengetahui jenis ISPA penderita, maka perlu mengambil tindakan sebagai berikut :
- Jika pada anak menunjukkan gejala pneumonia atau yang lebih berat, segera dikonsultasikan dengan dokter atau unit pelayanan kesehatan
- Tindakan pengobatan sendiri hanya dapat dilakukan pada ISPA non-pneunomia antara lain influenza
- Jika dalam waktu 4 hari penderita tidak sembuh, atau timbul gejala pneumonia, utamanya pada anak, balita, segera dikonsultasikan dengan dokter atau unit pelayanan kesehatan.

Minggu, 27 Juli 2008

Mengenal Zat Berkhasiat Obat Pereda Nyeri Lokal

1. Metil Salisilat
Nama lain : minyak gandapura
 
Berbagai turunan salisilat seperti metil salisilat, glikol salisilat dan etil salisilat sangat mudah diabsorpsi melalui kulit. Efek meredakan nyeri kelompok salisilat ini adalah berkat khasiat antiradangnya.
 
2. Nikotinat
 
Pemberian di kulit golongan nikotinat seperti metil atau etil atau heksil nikotinat, dengan cepat diabsorpsi oleh kulit dan akan menimbulkan rasa panas dan meningkatkan peredaran darah kulit setempat. Rasa panas akan bekerja sebagai counterirritant dan peningkatan peredaran darah akan mempercepat pembuangan zat penyebab rasa nyeri.
 
3. Capsicum
 
Minyak cabai dengan zat aktif utamanya capsaicin sering ditambahkan dalam obat pereda nyeri topikal untuk menimbulkan rasa hangat atau panas di kulit. Berbeda dengan nikotinat, capsaicin tidak meningkatkan peredaran darah kulit secara langsung.
 
4. Kamfer
 
Kapur barus atau kamfer, sekarang banyak yang sintetik, memberikan wangi yang harum dan rasa dingin. Tidak boleh diminum, karena pernah dilaporkan terjadi keracunan dan zat ini dapat menembus plasenta masuk ke dalam janin.
 
5. Mentol
 
Mentol mempunyai sifat khusus yaitu menimbulkan rasa dingin terutama bila diberikan pada selaput lendir. Ada yang menganggap zat ini juga mempunyai efek anestesi lokal.
 
6. Eucalyptus
Nama lain : minyak kayu putih
 
Walaupun efektifitasnya belum jelas, eucalyptus menimbulkan rasa hangat, juga memberikan wangi yang harum pada obat topikal.
 
7. Enzim
 
Jangan digunakan pada kulit terbuka atau kulit yang terinfeksi.
Enzim heparinoid dan hialuronidase bermanfaat untuk mengobati memar, terkilir dan pegal otot. Kedua zat ini diabsorpsi kulit dan kemudian meningkatkan pembuangan eksudat dari daerah yang bengkak itu.